Negara Indonesia merupakan negara penghasil kopi yang menyumbang sebesar 7% dari total produksi kopi dunia. Kopi komersial Indonesia terdiri dari kopi jenis robusta, arabika, liberika, dan ekselsa. Untuk menciptakan minuman kopi yang nikmat, salah satu tahap yang harus dilakukan dengan teliti dan benar adalah proses menyeduh kopi. Seduh manual (manual brewing) menggunakan peralatan manual merupakan salah satu metode yang menarik bagi penikmat kopi sejati.

Dalam menyiapkan minuman kopi dengan alat seduh manual beberapa hal yang diperhatikan adalah: suhu air penyeduhan adalah 92 derajat celcius plus minus 2, grinder size adalah medium, alat harus diflashing sebelum memulai penyeduhan, mengetahui katakteristik rasa dari setiap proses pasca panen kopi, mengetahui karakteristik alat karena memberikan pengaruh rasa pada kopi yang diseduh.

  1. V60

Pada alat seduh V60 diberikan paper filter yang sebelumnya sudah diflashing. Timbang bubuk kopi untuk memastikan rasio kopi dan air adalah 1:12. Lakukan blooming dengan menuang air panas, dengan jumlah air adalah 1-1,5 berat kopi. Blooming bertujuan untuk mengeluarkan udara didalam biji kopi, agar ekstraksi kopi selama penyeduhan berjalan maksimal. Kemudian lanjutkan penyeduhan sampai volume air sesuai rasio penyeduhan. Waktu penyeduhan berlangsung 1,5-3 menit tergantung jenis kopi (natural kurang lebih 3 menit, honey kurang lebih 2,5 menit, washed dibawah 2 menit).

Figure 1. Seduh Kopi dengan menggunakan alat seduh V-60

Sumber: https://www.pexels.com/photo/dawn-man-red-people-5328288/

  • French Press

Timbang kopi untuk memastikan rasio kopi dan air adalah 1:12.

Masukkan bubuk kopi pada pot body, lakukan blooming selama 30 detik. Kemudian lanjutkan penyeduhan sampai berat air sesuai rasio penyeduhan. Aduk bubuk kopi dan air, tutup pot body dengan plunger, kemudian diamkan selama 4 menit. Setelah 4 menit, tekan plunger untuk menyaring dan memisahkan air seduhan dengan ampas kopi.

Figure 2.  Seduh Kopi dengan menggunakan alat seduh French Press

Sumber: https://www.pexels.com/photo/coffee-press-near-mug-with-hot-drink-on-table-indoors-5240581/

  • Syphon

Timbang kopi untuk memastikan rasio kopi dan air adalah 1:10. Masukkan air pada lower bowl, sesuai berat air pada rasio. Pasang upper chamber yang telah dipasang filter. Panaskan lower bowl dengan burner, tunggu sampai air mendidih dan naik pada permukaan upper chamber. Masukkan bubuk kopi pada upper chamber, aduk selama 1 menit. Kemudian tutup upper chamber, matikan burner, dan setelah lower bowl berangsur mulai dingin, seduhan kopi akan turun kebawah.

Figure 3 Alat seduh Syphon

Sumber: https://www.pexels.com/photo/food-light-city-restaurant-7436817/

  • Vietnam Drip.

Hasil seduhan dengan metode ini akan ditambahkan susu kental manis. Level roasting kopi yang digunakan adalah medium to dark, dengan grind size fine to medium.

Timbang kopi untuk memastikan rasio kopi adalah 1:8 (untuk ice 1:6), dengan SKM adalah 30 gr. Masukkan bubuk kopi pada bottom filter, tutup dengan press filter. Seduh kopi dengan berat air sesuai rasio, tunggu sampai semua air seduhan turun pada server penampung.

Figure 4 Seduh Kopi dengan menggunakan alat seduh Vietnam Drip

Sumber: https://www.freeimages.com/photo/vietnamese-coffee-1634552

  • Aeropress

Pasang paper filter pada filter cap, basahi dengan air hangat. Pasang plunger pada chamber, untuk metode inverted tempatkan plunger berada dibawah sehingga chamber menghadap ke atas.

Timbang kopi untuk memastikan rasio kopi adalah 1:12. Masukkan bubuk kopi pada chamber, kemudian seduh dengan berat air sesuai rasio penyeduhan. Aduk seduhan kopi dan air dengan stirrer, kemudian pasang filter cap, diamkan hingga 1 menit. Balik chamber pada server, tekan plunger secara perlahan, hingga semua air seduhan tertampung pada server.

Figure 5 Seduh Kopi dengan menggunakan alat seduh Aeropress

Sumber: https://www.pexels.com/photo/food-light-fashion-man-4787479/

  • Chemex

Pada alat seduh chemex diberikan paper filter yang sebelumnya sudah diflashing. Timbang bubuk kopi untuk memastikan rasio kopi dan air adalah 1:12. Lakukan blooming dengan menuang air panas, dengan jumlah air adalah 1-1,5 berat kopi. Blooming bertujuan untuk mengeluarkan udara didalam biji kopi, agar ekstraksi kopi selama penyeduhan berjalan maksimal. Kemudian lanjutkan penyeduhan sampai volume air sesuai rasio penyeduhan.

Figure 6 Alat seduh Chemex

Sumber: https://www.pexels.com/photo/chemex-coffee-on-table-near-plant-stem-in-jar-4916533/

  • Kalita

Tempatkan paper filter pada calita, flashing paper filter. Timbang kopi untuk memastikan rasio kopi dan air adalah 1:12. Lakukan blooming dengan menuang air panas, dengan jumlah air adalah 1-1,5 berat kopi. Blooming bertujuan untuk mengeluarkan udara didalam biji kopi, agar ekstraksi kopi selama penyeduhan berjalan maksimal. Kemudian lanjutkan penyeduhan sampai volume air sesuai rasio penyeduhan.

Figure 7 Alat seduh Kalita

Sumber: https://www.pexels.com/photo/crop-barista-pouring-water-into-pourover-4350073/

  • Moka Pot

Timbang kopi untuk memastikan rasio kopi dan air adalah 1:12. Masukkan air sesuai rasio penyeduhan pada tank water, kemudian masukkan bubuk kopi pada filter basket dan ratakan. Pasang upper chamber dengan kencang, panaskan dan tunggu hingga ekstrak seduhan naik ke upper chamber.

Figure 8 Alat seduh Moka Pot

Sumber: https://www.pexels.com/photo/retro-geyser-coffee-maker-placed-on-gas-stove-4424675/

Author : Kristian Triatmaja Raharja.,S.Pd.,M.Kes


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *